Selasa, 05 Februari 2013

SD dulu namanya SDS Rukun Istri sekarang SDI Al-Barra

Sudah lama ndak berkunjung ke tempat ini, tempat yang banyak mengajarkan nilai-nilai berharga selama 5 setengah tahun. karena waktu kelas 6 saya pindah ke SD negeri.

kunjungan dimulai bersama tiga sahabat saya sewaktu SD, Wawan, Rizal, dan Dinar. yang memang sudah lama sekali tidak ketemu mereka.


Bersama sahabat sewaktu SD, Dinar, Rizal, Wawan, Mawardi (yang foto)


Melangkah ke tempat yang telah berganti nama SD Islamic Al-Barra


Melalui pelataran kelas yang sudah banyak berubah


 Mengunjungi kelas yang banyak sekali kenangan, kenangan yang indah, aneh, dan lucu jika teringat.



 Lapangan yang seingetku dulu itu besar dan sangat luas. tetapi sekarang terlihat kecil. ya karena memang tubuh kami yang sudah besar


 Melihat kamar mandi yang tidak berubah jauh seperti dulu


Tempat belakang sekolah yang biasa menjadi tempat mengumpat sewaktu main petak umpat


 Kantin sekolah yang nampaknya semakin parah


Tempat wudhu pun masih sama

Memang selama kurang lebih 7 setengah tahun saya bersama sahabat-sahabat saya ndak pernah menginjakan kaki kesekolah ini. Bukannya sombong, tapi kami juga bingung kenapa ndak pernah kumpul ya. padahal rumah kami yg sebenarnya ndak terlalu jauh, tapi mungkin karena waktu yang memisahkan. kangen dengan masa-masa SD dulu. Masa-masa canda tawa lepas tanpa masalah, masa-masa dimana sering gangguin rumah orang dengan pencet bel rumah, gangguin anjing tetangga, dan kenakalan lain sewaktu kecil.
Indah rasanya, dan ndak mungkin dilakuin sekarang ini.
Kangen juga, tapi jika melihat kondisi sekolah sekarang ini cukup miris. Nampaknya seperti tidak terawat. Memang bukan sekolah negeri, sehingga yayasan yang mengurusnya tetapi, sedih melihatnya. Karena banyak penurunan yang terjadi disekolah ini. Baik jumlah siswanya yang hanya 50 orang dari kelas 1-6, bangunan yang seperti tidak terawat, dan manajemen yayasan yang nampaknya kurang jelas.
Ironis memang, dan kami sebagai alumni sangat sedih. Apalagi namanya sudah diganti jadi SD Al-Barra.
yang tadinya SDS Rukun Istri.
Lucu memang nama SDnya tapi itu SD kebanggaan kami. Walaupun Saya, Wawan, dan Dinar terbilang lulusan SDN 03 Jakarta, tapi SD Rukun Istri-lah yang sudah 5 setengah tahun membimbing orang-orang luar biasa seperti kami (whehehe pede).
Kangen dengan suasana tempo dulu
ya kenangan itu memang indah...
di SD Rukun Istri

Sabtu, 02 Februari 2013

Rabu, 30 Januari 2013

Rindu

Masih diri ini tidak menyangka apa yang telah terjadi
Hal yang sepertinya belum dapat di terima oleh rasional pikir ini
Hal yang ntah mengapa datang kembali

Mungkin karena ku tidak melihat wajahmu yang terakhir kali

Baru ayah pergi..

Engkaupun ikut pergi..

Aku tidak menyalahkan takdir ini
Takdir yang memang ku akui sudah terencana dicatatan-Nya

Tapi mengapa senja itu hadir begitu cepat...

Senja yang hadir disaat dirimu sedang dikasihi

Kakak ku
Aku sangat merindukanmu

Merindukan senyumanmu

Merindukan nasehatmu

Merindukan semangatmu

Disaat hati ini mulai lelah
Dirimu hadir seperti menggatikan ayah

Sampai detik ini aku masih tidak menyangka dirimu telah dipanggil oleh-Nya
Ya mungkin karena ku tidak melihat wajahmu untuk terakhir kalinya

Aku yakin engkau sekarang tenang

Tenang ditempat yang indah disisi-Nya

Kakak ku aku selalu merindukanmu

Untuk : Alm. Reni Suryanita binti Achmad Purkon






-catatan kecil adikmu-

Jumat, 28 Desember 2012

Waktu

Lebih baik menjauh

ya iu mungkin kata yang tepat yang harus kulakukan untuk mengejar apa yang ku impikan

waktu itu akan segera kembali setelah yang kuinginkan itu telah kudapatkan

tak usah kuatir pesan yang ku selalu ku yakini, agar tidak kehilangannya

karena itu, sudah tercatat oleh-Nya

Kamis, 27 Desember 2012

Nunu

Mungkin ini salah satu yang akan membuatku kangen untuk ke Lampung lagi, selain ketemu orangtua...

Ya dia Nunu (aduh lupa nama panjangnya siapa ada Nugraha-nya yang jelas, makanya dipanggil Nunu) saya yang beri nama panggilan Nunu loh =3

Nunu adalah salah satu keponakan dari kakak yang ketiga...

lihat muka lucu-nya, mengingatkan saya waktu kecil... 11-12 lah =3







lucu ya...
tiap hari selama di Lampung main sama dia...
bakalan kangen Nu...
=3

Rehat Sejenak dari Rutinitas

Rasanya udah lama merasakan terbebas sementara dari rutinitas kampus yang kuliah, ngerjain tugas, rapat, ke student center, apa lagi ada sekret baru Himalogin tercinta =3

lupakan dulu sejenak di kampung orang yang sekarang jadi tempat persinggahan yang baru =3

 langit cerah Lampung mengawali perjalanan pagi ini
 salah satu tempat yang oke di tengah kota Lampung (Tugu Gajah)
 Gunung Rajabasa (belakang saya)
 Salah satu daerah di Lampung (ndak tau deh namanya apa =3)
 Danau Unila
 Suasana simpang jalan daerah Karang, Bandar Lampung
 Central Plaza (satu-satunya 21 berdiri disini)
 Si kecil Zahra (sebelah kiri)
 Gedung Rektorat Unila
 Buanyak kupu-kupu keren di Unila
 GWW-nya Unila (kecean mana ama GWW IPB) upsss
 Si Kecil (lihat apa yang janggal saudara-saudara???)
 Ya benar... kakinya tidak napak... karena kurang T*ngg* =3 upsss
 aduh bingung juga, kenapa ni di foto ya...
 kecean mana ya ama LSI-nya IPB (perpustakaan Lampung)
 Pintu gerbang Unila
Beuhhh-beuhh-beuhh... Student Centernya Unila... kalah IPB saudara-saudara.. tapi ndak tau dh dalemnya kecean mana... yang jelas dari Universitas tetangga Upin-Ipin SC kita lebih kece dalamnya...

Sooo... pasti bingung kok fotonya lompat-lompat trus ndak diceritain perjalanannya... soalnya saya lagi males ngetik... hhe... males juga sortir foto-foto yang kece... so, perjalanan 3 hari di Lampung ini menyenangkan kok... rencananya Febuari mau kesini lagi... soalnya kakak mau ngelahirin dan tentunya ada rencana mau ke pantai kiluan, katanya bagus banget dan buanyak lumba-lumbanya... waduh jadi mau kesana... oke dah kita rencanakan kesana, mumpung masih ada waktu... =3

Lampung I'm coming again... =3

Rabu, 26 Desember 2012

Bumi Manti, Kedaton, Bandar Lampung

Alhamdulillah nyampe Lampung juga dengan selamat...
walaupun si nower ga jadi ikut, tp ndak masalah sendiri juga oke :)
walaupun rada was was gara2x banyak yang bilang rada ga aman klo jalan sendiri apa lagi ngeteng..
but tetap yakin Allah ada bersama kita...

ku langkahkan kaki ini dengan Basmallah :)

pagi itu,
24 Desember 2012.. kulangkahkan kaki kecil ini menuju kota baruku yang akan jadi labuhan disetiap hari libur tiba..
ya tentunya dengan rasa semangat dan penuh antusias ku tunggu hari libur untuk pergi kesana, karena ibu tercinta sekarang menetap disana..

tadinya sangat senang karena awalnya salah satu sahabat baik di Jakarta bisa ikut jalan-jalan ke Lampung. Dia Muhammad Noer Raihan. Dia memang salah satu teman yang cukup dekat dengan keluarga saya di Jakarta, karena memang semasa SMA dia sering main-main kerumah.
Senang tadinya dia bisa ikut, karena selain ada temen ngobrol dijalan, ada temen untuk dimintain tolong untuk foto-foto juga :) (sebenernya itu yang paling utama) tapi selain itu memang yang utama kalau ada temen yang ikut bisa ngebolang dikampung orang, walaupun sekarang jadi salah satu tempat labuhan diri..

Sebenernya si ndak kaget waktu (sebut saja nower) ndak jadi ikut ke Lampung secara tiba-tiba.. Sepertinya sudah sangat sering dia men-cancel jadwal secara tiba-tiba karena suatu hal yang kalau dipikir-pikir ndak terlalu penting dan bisa diatasi (pasti marah banget ni klo dia baca statement ini :) ).

Memang si untuk masalah kemarin dia gak bisa ikut karena alasan takut ketinggalan pesawat. Ya, karena hari kamisnya tanggal 27 Desember 2012 dia harus ke Padang, ke daerah kelahirannya. Pesawat pagi pula, itulah yang membuat dia kuatir kalau dipaksakan ikut malah dia ndak bisa pulang ke kampung kelahirannya...

Padahal si klo dipikir-pikir bisa pulang hari rabunya (memang rencana pulang rabu sebelumnya), tapi karena takut ada masalah di perjalanan pulang (pikirnya), akhirnya dia memutuskan ndak jadi ikut ke Lampung..

yasudahlahya... ndak masalah yang penting bisa ketemu Ibu tercinta (hoalah :)..

persiapan pun disiapkan dengan matang.. Uang2x yang dibawa dipisahkan dengan rapi (niatan biar ndak kecopet).. langkah kaki kecilpun dengan siap melangkah (lebay) dengan ucapan Bismillahirahmanirrahim (ku langkahkan kaki kecil ini)

tapi ditengah perjalanan baru nge'eh ternyata sudah beberapa hari tidak sedekah.. waduh takut ni di tengah2x perjalanan ada apa-apa..

Dan ternyata benar aku kehilangan uang 100rb rupiah.. Padahal sebelumnya sudah dipilah-pilah di kantong-kantong yang berbeda.. Tapi namanya belum rezeki, hilang jua.. Ya, syukurlah bukan hp atau dompet atau barang lebih berharga lainnya.. Walaupun di perjalanan keringet dingin, soalnya uang sangat pas-pasan untuk sampai di rumah kakak ku di Bumi Ranti, Kedaton Bandar Lampung..

Berdoa-berdoa dan pasrah biar selama perjalanan ndak terjadi apa-apa, minimal pas naik bis ke Rajabasa ndak terjadi apa-apa dan uang yang sisa 37rb rupiah ndak ilang..

Hp mau mati pula karena batrai low (waduh lengkap sudah keringet dingin ini) #sedikit lebay si..

Tapi slow lah.. nikmati aja perjalanan #pikir ku sambil melihat birunya lautan dari kapal feri...

sesampainya di Bakauhuni Lampung (pelabuhannya)

saya naik bis Ac yang eksekutif, yang tujuannya ndak mogok atau di oper seperti bis yang dari pulogadung ke merak, karena memang sebelumnya kita penumpang bis pulogadung-merak di oper bis, untung ndak bayar.. nah disitulah mulai sadar uang 100rb ilang hmm.. (yaweslah bersyukur dan ikhlas saja)

dan dan dan ternyata.. Bis ke Rajabasa walaupun ac dan bagus, mogok pula di tengah jalan... beuhhh bikin dag dig dug melihat mu (cowboy junior) #loh..

uang tinggal 12 rb men.. ga bisa naik bis lagi.. masih jauh pula.. IM3 gangguan segala pula... wadaw..

kk berkata.. "di klo bis mogok nanti naik bis lain aja, soalnya klo mogok lama biasanya, dulu ita pernah" wadaw ni kk ndak tau si adenya uangnya tinggal 12rb.. (memang sebelumnya saya ndak bilang uangnya tinggal 12 rb)..

Tapi sebenernya si jujur saya biasa aja.. ndak terlalu panik.. cuma takut mama tercinta (caelah).. kuatir karena uda hampir magrib gini belum nyampe di Rumah kakak..

Yaealah... nungguin ni mobil selese di benerin,. Hal hasil setelah nunggu lama-lama.. ni mobil, eh bis maksudnya tetep dak sembuh juga... Hal hasil.. penumpang yang masih bertahan termasuk saya di pindahkan ke bis yang lain.. #syukurlah ndak bayar lagi.. (yailah duit dari mana kalo bayar)..

IM3 lagi gangguan pula.. yaweslah... setelah 1 jam lebih perjalanan sampai jua di Kedaton.. dan langsung cari tukang ojek terdekat, dan Alhamdulillah ada tukang ojek..

Langsung meluncur dengan cepat, dan Alhamdulillah sampai di Bumi Manti Residence No. 18 dengan selamat.. dan ternyata benar ibu alias mama tercinta sedang panik karena saya ndak bisa di hubungi selama perjalanan (yailah orang hp lowbet IM3 gangguan pula)..

sebenernya si yang saya kuatirkan bukan karena uang kurang atau sebagainya, yang saya kuatirkan karena takut ibu cemas.. karena ibu memang orang yang sangat kuatiran dengan anaknya..

yasudahlah ya.. yang penting selamat ditempat tujuan..
dan bisa bertemu Ibu, Nunu (keponakan kecil), dan kaka (po ita)
tercinta...

Jadi, sedekah itu penting saudara-saudara untuk menjauhkan kita dari musibah..
aduh udah beberapa hari belum sedekah...
ayo kita ramai-ramai sedekah di Jalan Allah..
karena Allah pasti akan melindungi kita (caelah berat dah ah :))

dan Bismillah semoga sampai Jakarta, dan Bogor dengan Selamat :)


tentunya selamat juga ujiannya :)

SEMANGAT ^,^